Sekilas tentang Kusta

Apakah kamu mempunyai bercak putih-putih di kulitmu? Bercak putih di kulit bisa jadi merupakan penyakit yang serius, oleh karena itu mari kita pahami lagi tentang salah satu jenis kelainan kulit ini.

9

10

Salah satu bercak putih yang menular dan menimbulkan masalah adalah sakit kusta. Kenapa menimbulkan masalah? Karena akibat yang ditimbulkannya tidak hanya dari segi medis seperti cacat fisik, namun juga mengakibatkan masalah di sisi sosial dan ekonomi. Wah, ternyata penting sekali untuk mengenali bercak putih kusta ini, agar kita dan seluruh warga terhindar dari masalah sakit kusta ini. Yok, kita refresh lagi.

Kusta atau yang sering juga dikenal dengan lepra merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae (M. Leprae). Kuman lepra ini menyerang saraf tepi, kulit, dan organ tubuh lain kecuali susunan saraf pusat.

Salah satu pesan yang kuingat dari pembimbingku ketika stase di RS. Abdullah Rivai Kundur adalah, “Penyakit kusta merupakan penyakit menular yang paling sulit menular.” Dari 100 orang, 95 orang mempunyai kekebalan alami terhadap kuman kusta, 3 orang bisa tertular dan sembuh sendiri, lalu 2 orang tertular dan butuh pengobatan. Penularan kusta ini melaui kontak erat (pernafasan/droplet dan kontak kulit) dengan penderita kusta yang tidak/belum diobati.

Saat ini kusta dianggap sebagai momok menakutkan karena adanya kecacatan akibat dari perjalanan penyakitnya, penderitanya pun kerap dibully di masyarakat. Stigma masyarakat tentang penyakit kusta inilah yang seringkali menjadi kendala dalam pengobatan, penderita sering merasa minder dan dikucilkan oleh masyarakat sehingga takut/malu untuk berobat. Kalau sudah tahu bahwa kusta tidak mudah penularannya, sekarang jangan keburu antipati dengan penderita kusta ya.

Tanda Penyakit Kusta
Nah, sekarang bagaimana cara kita mengetahui apakah bercak putih di kulit adalah kusta atau bukan, berikut ini tanda utama dari penyakit kusta.
– bercak putih di kulit disertai mati rasa/anestesi.
– penebalan saraf tepi yang juga disertai gangguan fungsi saraf berupa mati rasa dan kelemahan/kelumpuhan pada otot tangan, kaki dan mata, kulit kering serta pertumbuhan rambut yang terganggu.
– Pada pemeriksaan kerokan jaringan kulit (slit-skin smears) didapatkan adanya kuman M. Leprae.
Diagnosis penyakit kusta ditegakkan bila seseorang mempunyai satu atau lebih dari tanda utama di atas pada saat pemeriksaan fisiknya.

Pemeriksaan Sensibilitas Kulit
Untuk mengetahui adanya mati rasa, akan dilakukan pemeriksaan sensibilitas pada bercak di kulit. Bisa menggunakan ujung kapas yang diruncingkan, bulu ayam atau jarum yang tidak tajam. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mata tertutup, penderita kemudian diminta menunjuk bagian tubuhnya jika merasakan adanya sentuhan.

8

2

Pada pemeriksaan sensibilitas kulit di daerah yang tidak bisa ditunjuk oleh penderita, misalnya punggung, penderita diminta untuk menghitung setiap kali kapas/jarum menyentuh kulitnya. Pemeriksaan ini tidak jarang harus diulang-ulang untuk menentukan apakah benar terdapat penurunan sensibilitas kulit atau tidak.

Pemeriksaan Saraf Tepi
Selain pemeriksaan sensibilitas, untuk memastikan diagnosis penyakit kusta kita melakukan pemeriksaan pada saraf tepi, apakah ada kelainan fungsi seperti adanya hilangnya rasa sakit/raba dan kelemahan fungsi otot pada tangan, kaki, mata. Pemeriksaan saraf tepi juga dilakukan untuk membantu penegakan diagnosis terhadap penyakit ini.

Pemeriksaan kekuatan otot pertama kali dilakukan pada otot mata, yang dipersarafi oleh n.fascialis. Penderita diminta untuk menutup matanya, kemudian dilihat apakah ada kelumpuhan yang ditandai dengan kelopak mata yang tidak bisa menutup dengan sempurna (lagoftalmos). Pemeriksaan kekuatan otot pada tangan dan kaki juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada penurunan fungsinya.

Pemeriksaan kekuatan otot dan penebalan saraf tangan
151

1

141

171

Pemeriksaan kekuatan otot dan penebalan saraf kaki
11

12<a

131

Pemeriksaan smear kulit
Salah satu tanda utama dari kusta adalah ditemukannya kuman M. Leprae pada pemeriksaan kerokan kulit. Biasanya bagian kulit yang diperiksa kerokannya adalah di daun telinga, namun pemeriksaan kerokan kulit juga bisa dilakukan pada bercak putih yang tebal yang terdapat di tubuh penderita.

4

5

Pengobatan Kusta
Apabila seseorang telah diperiksa dan dinyatakan mengidap penyakit kusta, itu berarti harus segera diobati. Obat kusta tersedia di puskesmas setempat dan gratis. Obatnya berupa Multi Drug Therapy (MDT) yaitu banyak obat dalam satu kemasan. Kandungan obat yang terdapat di dalam MDT Kusta adalah rifampisin, dapson dan lamprene. Lamanya pengobatan tergantung pada jenis penyakit kusta yang diderita, biasanya 6 bulan hingga 1 tahun.

Kecacatan pada penyakit kusta
Akibat dari penurunan sensibilitas pada penderita kusta, sering kali penderita kusta terluka namun tidak menyadari adanya luka tersebut, sehingga mengakibatkan luka semakin membesar dan parah. Tidak jarang ada yang sampai diamputasi bagian tubuhnya yang terluka. Oleh karena itu, penderita kusta juga harus lebih hati-hati terhadap luka kecil di tubuhnya, apabila luka harus segera dirawat agar tidak terjadi kerusakan/kecacatan yang permanen.

6

7

Untitled

Gambar-gambar di atas adalah contoh kasus kusta yang pernah aku temui di puskesmas. Tentu saja tidak semua kusta mempunyai gambaran seperti itu. Luka ataupun cacat fisik tersebut terjadi setelah penderita terinfeksi lama, tidak kunjung mencari pengobatan dan juga tidak mempunyai pengetahuan untuk merawat diri agar terhindar dari kecacatan.

Makaroni, Makarena.

Siapa yang tidak kenal makaroni? Ya, makaroni adalah saudaranya makarena. Hehe. Makaroni adalah salah satu bentuk pasta. Bentuknya seperti pipa, namun bengkok dan pendek. Biasanya aku menggunakan makaroni sebagai tambahan dalam sop.

Hari ini aku ingin membuat makaroni panggang. Resepnya aku cari di mbah google. Berhubung bahan yang ada di rumah seadanya, akhirnya terciptalah resep makaroni panggang baru yang seadanya.

Bahan:
Makaroni 100 gr, rebus hingga al dente
Daging giling 100 gr
Paprika 1 buah
Bawang merah
Bawang putih
Susu cair 1 gelas (pake susu bubuk ojan)
Keju parut
Telur 2 butir
Butter utk menumis
Garam dan merica secukupnya

Cara membuat:
– tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, masukkan daging giling dan paprika, masak hingga matang.
– Masukkan susu, aduk rata. Tambahkan garam dan merica sesuai selera.
– Terakhir masukkan keju dan telur, aduk hingga rata.
– Masukkan ke dalam loyang yang telah diberi butter sebelumnya, panggang hingga matang.
– Makaroni panggang siap disantap. :9

image

Sushiku

Weekendku hari ini bertema pembulatan pipi. Pilihan menunya tentu saja yang sesimpel mungkin. Hari ini aku membuat sushi.

Beberapa waktu lalu aku membeli bambu untuk menggulung sushi dan nori di salah satu mall di Palembang. Bambu ini harganya sekitar Rp 25.000 dan 10 lembar nori harganya Rp sekitar 20.000.

image

Karena tidak mau repot, aku membuat sushi dengan bahan seadanya. Kalau aku baca di mbah gugel, seharusnya sushi memakai beras jepang. Sumber lain mengatakan menambahkan beras ketan sedikit supaya berasnya lebih lengket. Aku memakai beras biasa, hehe. Bahan isinya bisa bermacam-macam, sesuai selera dan yang ada di dapur. Aku memakai telur dadar, crab stick, sosis, dan wortel rebus.

Cara membuat tidak begitu sulit, siapkan bambu dan nori. Aku menambahkan plastik di bawah nori supaya tidak mengotori bambu. Susun nasi di atas nori, kemudian susun isi sushi sesuai selera. Gulung bambu sambil ditekan guna memadatkan sushi. Setelah selesai, potong-potong sushi dan sajikan. Ittadakimasu.

image

image

image

image

Sebiduk di Sungai Pengumbuk

Pengumbuk adalah nama sungai yang terdapat di Dusun Pengumbuk Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Indonesia. Asal mula nama Pengumbuk bisa dibaca di sini.

Beberapa hari yang lalu, sungai Pengumbuk diramaikan oleh kegiatan internasional yaitu Musi Triboatton 2013. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 16-22 November 2013.

Musi triboatton merupakan ajang olahraga dan wisata air yang telah dilaksanakan kedua kalinya di wilayah Sumatera Selatan. Seperti triathlon, trriboatton terdiri dari tiga perlombaaan yang menggunakan perahu, yaitu rafting, canoe, dan dragon boat. Rute musi triboatton mengikuti aliran Batanghari Sembilan yang bermuara ke Sungai Musi. Berawal dari Kabupaten Empat Lawang, kemudian Musi Rawas, Musi Banyuasin, Banyuasin dan terakhir Kota Palembang.

Pengumbuk merupakan pemberhentian terakhir sebelum peserta tiba di Palembang. Peserta Musi Triboatton sendiri disambut dengan semarak di Dusun Pengumbuk Banyuasin. Sekitar 15 mother boat yang membawa peserta Musi Triboatton tiba pada tanggal 21 November 2013. Para peserta yang berasal dari berbagai bangsa pun berlaga di Sungai Pengumbuk. Diawali dengan rafting, menggunakan perahu karet yang terdiri dari 5 orang pedayung, canoe dengan 2 orang pedayung dan terakhir dragon boat dengan 10 orang pedayung. Para peserta mengadu kekuatan, ketangguhan fisik dan mental mereka. Peserta Musi Triboatton selain berkompetisi untuk mendapat gelar juara, mereka juga diajak untuk menikmati pemandangan dan budaya asli dari daerah yang dilewati. Setelah bertanding, para peserta Musi Triboatton beristirahat sembari melihat pertandingan bidar lokal yang diikuti oleh masyarakat setempat. Tidak lupa hiburan berupa kesenian dan kuliner khas Kabupaten Banyuasin juga ramai disajikan di sini.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Kloter Delapan Palembang

Tahun ini aku bertugas menemani jemaah haji kloter 8 dari embarkasi Palembang. Nikmat Allah yang begitu besar kudapatkan kali ini. Alhamdulillah. fabiayyi alaa irobbikumaa tukadzibaan.

Petugas kloter delapan yang berangkat menemani ada 5 orang, yaitu 1 orang ketua kloter, 1 orang pembimbing ibadah haji, 1 orang dokter dan 2 orang perawat. Awalnya jumlah jemaah 355 orang, namun karena ada jemaah pada saat pemeriksaan kesehatan terakhir diketahui hamil 9 minggu, jemaah yang dinyatakan layak berangkat sebanyak 353 orang. Jemaah yang berangkat beragam asalnya, dari Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Oku Selatan, Kabupaten Banyuasin, Kota Palembang, dan Jambi.

Semua cerita ada di sini. Cerita bahagia, canda, tawa, suka, duka, sedih, rindu, dan lainnya. Keluargaku yang baru, sangat besar sekali 358 orang bersama selama hampir 40 hari. Aku mempunyai banyak kakek dan nenek, ibu dan ayah, paman dan bibi, serta adik dan kakak di sana. Ah, rindunya saat-saat bersama mereka. :’)

image

Foto ini diambil ketika calon jemaah haji tiba di asrama haji palembang. Di sini jamaah didata, diberi penyuluhan dan diperiksa kesehatan terakhir oleh petugas KKP. Untuk calon jemaah perempuan usia subur dilakukan pemeriksaan kehamilan. Setelah diperiksa didapat data bahwa ada beberapa calon jemaah haji yang membutuhkan pengawasan kesehatan selama penerbangan nantinya dan calon jemaah haji yang dibatalkan keberangkatannya karena hamil. Usia kehamilan yang dibolehkan untuk penerbangan adalah trimester kedua atau sekitar 16-24 minggu.

image

image

image

Penerbangan dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin 2 Palembang menuju Bandara King Abdul Aziz Jedah memakan waktu kurang lebih 8 jam. Kami berangkat pukul 18.00 WIB dan tiba pukul 23.00 WAS. Alhamdulillah selama penerbangan, calon jemaah tidak ada yang sakit berat. Keluhan terbanyak adalah mabuk udara, batuk, sesak nafas, pusing, kelelahan, dan kedinginan. Tugas TKHI selama penerbangan selain kuratif adalah promotif dan preventif, aku mendapat tugas memberi penyuluhan mengenai kesehatan selama penerbangan. Setelah berkenalan dengan purser dari Pesawat Garuda Indonesia, aku diberi izin untuk memberi penyuluhan melalui kabin. Pembimbing ibadah haji dan ketua kloter pun bergantian membimbing doa dan ibadah selama di atas pesawat.

image

20130927_234944

image

image

Yang mau berobat, antri yaa.

image

20131012_204629

Sektor 8 Mekkah

Sektor 8 Mekkah

image

image

803 Bakhutmah

803 Bakhutmah

image

DSCN0769

IMG-20131104-WA025

DSCN0818

DSCN0828

DSCN0824

image

image

20131013_174649

Posko Satgas Arafah

Posko Satgas Arafah

image

image

image

DSCN0878

image

DSCN0891

DSCN0946

DSCN0907

image

Madinah

Madinah

IMG_20131029_161214

IMG-20131109-WA0016

IMG-20131109-WA0001

IMG-20131104-WA018

1383377786638

1383294454864

1383294023608

IMG-20131109-WA0063

IMG-20131109-WA0000

IMG_20131031_083546

IMG-20131109-WA0071

IMG_20131031_080351
Oya, untuk petugas tkhi tahun 2014 ini pendaftarannya sudah dibuka lho. Yang berminat bisa baca di sini ya.

Burung Cekakak Belukar

Burung ini aku temukan di belakang rumahku. Awalnya aku melihat seekor ayam jago yang sedang berkelahi entah dengan apa. Suaranya aneh, yang aku takutkan ayam itu berkelahi dengan ular. Tetapi ketika aku mendekat, ternyata mahluk yang sedang diserang si ayam jago adalah seekor burung.

Burung tersebut tercebur ke dalam genangan air, sehingga sulit baginya untuk terbang. Dan kalau dilihat dari ukuran badannya, jelas burung ini bukanlah tandingan si ayam jago.

image

Walaupun basah dan kotor, burung tersebut masih terlihat cantik. Warna bulu di bagian sayapnya biru cerah terlihat sangat mencolok. Paruhnya yang kokoh, panjang, dan berwarna kemerahan jg sangat khas.

image

Setelah kubersihkan, burung tersebut aku tempatkan di kotak kardus kecil. Tidak ada luka di tubuhnya, tetapi burung tersebut masih belum bisa terbang jauh. Aku coba beri biji-bijian makanan burung perkutut yang ada di rumah, tetapi tidak dimakan sana sekali. Bentuk paruhnya memang tidak mencerminkan bahwa burung ini adalah burung pemakan biji-bijian. Air minum kuberikan menggunakan spuit 1 cc. Oya, paruh burung ini lumayan tajam, jadi harus berhati-hati agar tidak digigitnya.

Karena penasaran, aku oun mencari tahu mengenai burung ini di mbah gugel. Ternyata namanya adalah burung cekakak belukar. Mungkin diberi nama itu karena bunyinya “Kaakk..kakk..kaakk..”. Ini salah satu linknya: http://semuaburung.blogspot.com/2011/04/cekakak-belukar.html?m=1

image

image

Setelah menginap di rumahku satu malam, burung itu terlihat lebih kuat dan segar. Akhirnya burung cekakak tersebut aku lepas kembali di halaman belakang rumahku.