looooooonnggg wikeennn..

Jum’at 5 April 2012, di kalender warnanya merah. Artinya hari ini liburrrrr dan ada hari kejepit nasional, horaay. Libur tlah tiba, libur tlah tiba, hatikuuu gembiraaaaa *joged ala Tasya*. Tapi… *mendadak hening*… Libur ga kemana-mana. Ah, sama aja ga libur kalo gitu. *bipolar mode on*

Iklan

Jam tangan baru menunjukkan pukul 09.35 WIB, dan saya sudah menguap dengan banyaknya.

Hoaaaaahhhhmm.

Berulang-ulang kali, sampai mulut pegal dan mata berair. Seharusnya Bang Rhoma Irama nyebutin ini di lagunya, “begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. begadang bikin kamu menguap selamanyaaaa”.

Biasanya saya ini tukang tidur, di mana-mana bisa jadi pelor alias nempel trus molor. Tapi, semalam saya kesulitan memunculkan bakat terpendam itu. Entah kenapa, hanya bisa setengah lelap saja. Akibatnya saya memulai hari dengan mengantuk, badan lemas, kepala puyeng, dan serangan menguap yang tiada henti.

*yawn*

*yawn*

*yawn*

Kenapa siy kita mengantuk trus menguap? *kucek2 mata*

Mengantuk adalah proses mempersiapkan diri untuk tidur (bedtime). Ini berhubungan dengan circadian ritme seseorang yang udah mengeset jam biologis tertentu (seperti lapar, haus, ngantuk, tidur, bangun, olahraga, dll). Proses ngantuk sendiri adalah hasil dari peninggian hormone melatonin yang disekresikan oleh kelenjar pineal di otak, sebagian disekresikan di lambung dan usus. Melatonin ini meninggi saat mata menangkap kegelapan dan menurun saat mata menangkap cahaya. Jadi, berdasarkan teori ini manusia emang punya jam tidur pada malam hari dan jam kerja pada siang hari. Gangguan pada hormon ini bakal mengakibatkan insomnia ( sulit tidur pada malam hari). Ada banyak sekali penyebab sulit tidur, terbanyak disebabkan oleh gangguan emosional (psikologis). Dan sepertinya semalam saya mengalami hal tersebut.

Mengantuk salah satu pertanda badan kita lelah. Pada saat lelah/kurang tidur, jantung kita berdenyut pelan sehingga aliran darah ke otak pun berkurang. Akibatnya adalah oksigen di jaringan otak menurun drastis. Tuhan menciptakan respon menguap untuk mensuplai oksigen ke otak. Menguap membuat mata jadi memproduksi cairan air mata lebih banyak sehingga mata yang mengantuk bisa segar kembali. Menguap mempercepat kerja jantung sehingga badan yang lemah saat mengantuk bisa segar kembali.

Hoaahhmmm. Sepertinya saya butuh diterapi kasur dan bantal segera.

Image

sleepy sleeping beauty.. *yawn*

Nama panggilan saya dan burung betet……

Pada kalangan tertentu, ada beberapa teman yang memanggil saya Betet. Entah apa yang menginspirasi mereka. Seumur-umur hidup, belum pernah saya melihat burung yang namanya dipakai untuk membuat saya menoleh ketika dipanggil.

Katanya burung tersebut cantik dan cerewet, semoga saya dipanggil betet karena sama cantiknya dan bukan karena yang terakhir. Karena penasaran, saya pun mencari tahu tentang saudara satu nama saya tersebut di internet.

 

[loading……]

 

Voilaa, ternyata burung betet itu memang imut dan cantik (seperti saya, abaikan). Termasuk ke dalam golongan paruh bengkok/parrot dengan nama latin Psittacula alexandri. Ternyata burung ini masih bersaudara dengan paruh bengkok lainnya seperti burung kakaktua, burung nuri dan burung bayat.

Burung ini mempunyai ciri, badan yang berukuran kecil hingga sedang. Berbulu berwarna-warni cerah, biasanya hijau dan mempunyai paruh yang kokoh dan bengkok ke bawah. Paruh bengkok tersebut berfungsi untuk memecah kulit biji-bijian dan buah-buahan yang merupakan makanan utama mereka.

Burung ini hidup berkelompok, dan tinggal di hutan-hutan besar di Indonesia.

Saya baru tahu kalau saat ini populasi betet semakin berkurang, karena tempat tinggal alias hutan milik mereka banyak yang dirambah manusia dan juga diburu untuk dikoleksi oleh para hobiis. Oleh karena itu, pemerintah memasukkan burung ini kedalam golongan yang dilindungi. Saya harap burung-burung cantik tersebut tidak punah. Karena, kalau mereka punah betet hanyalah tinggal sebuah nama (panggilan saya). Selain itu, bila mereka punah, anak cucu saya tidak akan bisa melihat keindahan warna-warni bulu dan juga kicauan cerewet mereka.